SD Muhamamdiyah 6 Surabaya tetap melaksanakan aktivitasnya. Terbukti, di masa libur akhir semester 1, SD berlokasi di kawasan Gadung III no 7, Wonokromo, Surabaya meng-Up Grade kualitas guru, pada Senin – Rabu (17-19/12/2018).
SD yang dipimpin Ustadz Munahar menggandeng YDSF (Yayasan Dana Sosial Al Falah) dan KPI (Kualita Pendidikan Indonesia) mengundang beberapa sebanyak 25 guru dari 12 sekolah lain untuk ikut berpartisipasi dalam pelatihan tersebut.
Kegiatan yang dikemas pelatihan Penilaian K13 diikuti SD Muhammadiyah 2 Surabaya (2 guru), SD Muhammadiyah 3 Surabaya (4 guru), SD Muhammadiyah 6 Surabaya (10 guru), SD Muhammadiyah 7 Surabaya (4 guru), SD Muhammadiyah 13 Surabaya (2 guru), SD Muhammadiyah 15 Surabaya (7 guru), SD Muhammadiyah 24 Surabaya (4 guru), SD Muhammadiyah 25 Surabaya (2 guru), SD Muhammadiyah 27 Surabaya (2 guru), SD Muhammadiyah 29 Surabaya (2 guru), MI Baiturrahman (2 guru), MI Mabadiul U (1 guru), dan MI Janatul Wathon (1 guru).
Meski diadakan di masa liburan, pelatihan ini didesain menyenangkan. Para guru yang mengikuti pelatihan tak terasa waktu seharian terasa pendek. Hasil dari pelatihan yang menyenangkan yakni menghasilkan produk penilaian yang berkualitas.
Dalam pelatihan ini guru bisa terampil membuat instrumen penilaian dalam kegiatan belajar mengajar, memiliki kreativitas dalan mengajar sehingga siswa tidak bosan di kelas dan memahami konsep perlunya menilai.
Di pelatihan ini, guru dalam menilai pun tidak hanya 1 aspek sebagaimana yang selama ini diterapkan yakni hanya aspek kognitif/pengetahuan saja. Tapi, untuk menentukan kelulusan siswa, seorang guru juga menggunakan aspek. ibadah, sosial, dan keterampilan. Hal ini sesuai dengan jaman now, banyak orang pintar tapi tidak memiliki agama yang baik. (Tim Humas/Lagasa)