Ruang Kelas IA SD Musix, Kamis (6/1/2022), pagi itu terasa sejuk. Dua mesin pendingin udara (AC) berukuran 2 PK berhasil membuat ruangan itu segar. Lukisan biota laut dengan aneka ikan dan tumbuhan yang menghiasi dinding-dindingnya menambah adem pandangan mata.
Suasana semakin menyejukkan hati tatkala 20 siswa Kelas IA SD Muhammadiyah 6 (SD Musix) Gadung Surabaya itu sedang berlatih shalat Dhuha berjamaah.
Husein El Sakha Yulianto, salah satu siswa, tampil di depan sebagai imam shalat. Dia memimpin 19 temannya yang menjadi makmum. Usai shalat dua rakaat, 20 siswa—10 laki-laki dan 10 perempuan—itu melakukan murajaah al-Quran.
Guru Kelas IA, Yeni Henita SPd, mejelaskan sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai, siswa SDS Musix melakukan pembiasaan karakter baik dengan shalat Dhuha yang dilanjutkan dengan murajaah alias melafalkan al-Quran.
“Ini untuk melatih sifat dan karakter islami,” ujarnya.
Menurutnya, dengan mengembangkan potensi diri para siswa—termasuk karakter islami itu—maka akan menimbulkan ketenangan dan ketenteraman lahir dan batin.
“Allah SWT akan memudahkan serta memberikan ilmu dan imun sehingga bermanfaat ila yaumul qiyamah (sampai hari kiamat),“ ujarnya.

Senang Jadi Imam
Dapat berlatih menjadi imam shalat yang didampingi guru kelas, Husein El Sakha Yulianto mengaku senang karena dapat memberikan pengalaman tersendiri.
“Shalat itu sebagai tiang agama. Dan di dalam rukun Islam juga ada di nomor dua,” ujarnya polos.
Dalam doa usai shalat, Husein mengaku minta agar mendapat prestasi di sekolah dan diberi kesehatan. Dia juga berdora supaya orangtua serta ustadz dan ustdzah diberikan kesehatan dan panjang umur.
Yeni Henita menjelaskan, yang yang menjadi imam dalam latihan shalat Dhuha ini, sebagaimana syariat, adalah siswa laki-laki. “Mereka ditunjuk secara bergantian,” ujarnya.
Editor Mohammad Nurfatoni
kontribusi : Farid Hakim
Bisa dibacahttps://pwmu.co/222846/01/07/pembiasaan-shalat-dhuha-dan-murajaah-awali-kbm-di-sd-musix/