Menyemarakkan hari raya Idul Adha, SD Muhammadiyah 6 Surabaya menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan kurban di lingkungan sekolah. Namun karena masih dalam suasana pandemi dan adanya bayang-bayang wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), kegiatan penyembelihan ini dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Kami memperhatikan anjuran dari pemerintah dengan adanya pembatasan dan prokes yang luar biasa,” ujar Mochamad Nurun Naharo, Wali Kelas 3A SD Muhammadiyah 6 Surabaya, disela kegiatan penyembelihan hewan kurban, Minggu (10/7).Lebih lanjut dijelaskan Nurun, salah satu bentuk prokes dalam kegiatan penyembelihan ini misalnya distribusi daging kurban yang langsung dibagikan ke rumah-rumah warga di sekitar lingkungan sekolah. Ini untuk menghindari terjadinya penumpukan massa yang mengantri untuk mengambil daging.Demikian halnya dengan kepanitiaan kurban, kata Nurun, juga dibatasi. Jika sebelum pandemi, panitia kurban bisa melibatkan banyak siswa dan warga sekitar. Maka di masa pandemi ini panitia kurban hanya melibatkan sedikit warga sekitar.”Hanya satu dua (warga) yang diperkenankan. Alhamdulillah warga bisa mengerti,” imbuhnya.

Sedangkan untuk jumlah hewan kurban, seperti diungkapkan Nurun, terdiri dari 10 sapi dan 7 kambing. Dari jumlah ini 2 sapi dan 7 kambing berasal dari SD Muhammadiyah 6.” tukasnya.
Sedangkan untuk meminimalisir penularan wabah PMK pada hewan ternak, lanjut Nurun, pihaknya membuat lubang yakni untuk pembuangan darah hewan kurban agar tidak sampai mengalir ke aliran,” jelasnya. Sedangkan untuk jeroan hewan kurban dibersihkan terlebih dahulu. Untuk kotoran dari jeroan dimasukkan ke dalam tas khusus kemudian ditimbun dalam lubang yang telah disiapkan.”Kita timbun dengan tanah beserta kita kasih porstex (cairan pembersih lantai) dan gamping (air kapur) untuk menghilangkan bakteri,” tukasnya.Daging kurban selain dibagikan ke warga sekitar sekolah, juga dibagikan ke siswa sekolah. Siswa yang datang ke sekolah pun dibatasi.”Untuk siswa yang mendapat daging kurban datang ke sekolah untuk mengambilnya. Siswa kelas 1 sampai kelas 6 itu kita pilih yang kurang mampu ekonominya. Jadi ada sekitar 180 siswa yang hadir ke sekolah,” paparnya.Dikatakan Nurun, melalui kegiatan penyembelihan hewan kurban ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang memiliki jiwa rela berkurban dan sikap peduli sosial.”Ini membentuk karakter siswa salah satunya dengan sikap saling memberi kepada sesama,” pungkasnya.
Sumber : Humas https://sdmusix.com/sd-muhammadiyah-6-surabaya-kurban-2-sapi-dan-7-kambing/