Penyuluhan G-Beka dan Gosok Gigi Berhadiah di SD Musix

Penyuluhan G-Beka dan Gosok Gigi Berhadiah di SD Musix
Foto Siswa kelas 2-B yang didampingi peserta penyuluhan
www.sdmusix.id -

Penyuluhan G-Beka dan Gosok Gigi Berhadiah di SD Musix bersama Mahasiswa Unair. Tujuh mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengadakan penyuluhan Gerakan Bebas Karies (G-Beka) dan Gosok Gigi di SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya, Jumat (27/5/2022).

Ketua Panitia Pelaksana Bintang Aulia Nur Ika Putri mengatakan penyuluhan dari Unit Pendidikan Kebangsaan dan Karakter (UPKK) yang dilakukannya secara berkelompok ini merupakan tugas mata kuliah Pengantar Kolaborasi Keilmuan. 

Ketujuh mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Frinsky Smartura Yuristra, Syafa Naila Maharani, Aulia Nuurin Mahfudlo, Nisrina Fitria, Eva Nur Aisyia, Izzatin Nada dan Bintang Aulia Nur Ika Putri yang ditunjuk sebagai koordinator kelompok.

“Penyuluhan G-Beka yang dilakukan di SD Musix ini sebagai tugas akhir di semester II,” kata cewek yang memakai kerudung coklat ini.

Kegiatan yang ditujukan kepada siswa kelas IIIB ini bertujuan agar siswa dapat memahami dan mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari terutama tentang kesehatan gigi dan mulut. 

Serangkaian acara telah dipersiapkan bersama anggotanya untuk 24 siswa SD Musix secara offline di antaranya materi tentang karang gigi, game and ice-breaker, gosok gigi bersama, dan pemberian hadiah. Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.30-10.00 WIB.

Kondisikan Siswa

Sementara itu, sebelum para mahasiswa terjun memberikan penyuluhan kepada siswa. Wali Kelas IIIB Puspitawati telah bersiap mengkondisikan siswanya. Ustdzah Puspita, biasa ia dipanggil, menyampaikan perihal kegiatan bersama kakak mahasiswa ini.

“Anak-anak pagi ini kita akan belajar hal baru dengan guru baru,” ucapnya.

Mendengar informasi tersebut, seluruh siswa kelas IIIB terlihat antusias dan sebagian dari mereka mengajukan pertanyaan.

“Siapa yang akan mengajar, Ustadzah?” tanya Naila Ammif salah satu siswa yang duduk paling belakang. 

Tak kalah antusiasnya Ahmad Fakhri Hisyam juga menyampaikan pertanyaanya. “Materinya apa, ustadzah? Seru apa ngak?” tanyanya.

Seketika itu, Puspita menjawan rasa penasaran anak-anak. “Tenang, kali ini anak-anak akan belajar bersama kakak-kakak mahasiswa Unair,” jawabnya 

“Tentu saja materinya menarik, dan yang pasti disediakan hadiah bagi yang aktif dan menyimak seluruh kegiatan,” imbuhnya.

“Yeachhhh” teriak siswa sekelas dengan kompaknya.

Yang menerima hadiah, dari kiri: Fiorenzah, Naila Ammif, dan Nizar (istimewa/PWMU.CO)

Praktik Gosok Gigi

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik menggosok gigi dengan benar. Mahasiswa yang bertugas memandu siswa bersama-sama menuju tempat wudhu di Masjid Al-Hidayah di lingkungan SD Musix. Kak Izza kemudian membagikan sikat dan pasta gigi kepada seluruh siswa kelas IIIB. 

Dia mengarahkan siswa untuk menggosok gigi dengan benar sesuai yang dicontohkannya. Izza juga berpesan agar tetap menjaga keberaihan lingkungan dengan membuang bungkus sikat dan pasti gigi di tempatnya.

Tiba-tiba salah satu siswa meloncat kegirangan yakni Faqih Kaffah. Dia merasa senang sekali karena dalam kemasan sikat dan pasta gigi yang didapatkan ada hadiah. “Yeea, ada hadiahnya mobil-mobilan di kemasan sikat gigiku,” ucapnya dengan riang gembira.

Usai kegiatan gosok gigi bareng selesai, seluruh siswa kembali ke kelasnya yang berada di lantai tiga untuk melanjukan kegiatan yaitu bermain game yang dipandu langsung oleh anggota UPKK lainya, Nur Aisyiah. 

Kak Eva, begitu anak-anak memanggilnya, memulai game dengan memberikan yel-yel penyemangat. Pada sesi ini, lagi-lagi kelas menjadi riuh oleh teriakan Gen-Q. Mereka saling bersautan dan berebut menjawab. 

Agar lebih kondusif, Kak Eva menyiasatinya membuat aturanya. Sebelum menjawab siswa wajib mengangkat tangan (rise hand) dan bila namanya disebut siswa baru menjawab. Hadiah yang diberikan berdasarkan akumulasi nilai seluruhnya.

Sesi foto bersama seluruh siswa kelas 3B dan mahasiswa Unair yang sedang bertugas (istimewa/PWMU.CO)

Tiga Siswa Bahwa Hadiah

Pada sesi game ini terdapat tiga siswa yang membawa pulang hadiah yaitu Naila Ammif, Fiorenzah, dan Nizar. Mereka pun terlihat sumringah menerima hadiah di depan seluruh siswa.

“Menyenangkan acaranya,” kata Syailendra Irsyad, saat ditanya PWMU.CO sebelum sesi berbagi hadiah berakhir. 

“Senang dapat hadiah, sayapun pingin dapat tanda tangan seluruh kakak-kakak Unair ini,” imbuh Nizar 

Kegiatan penyuluhan G-Beka diakhiri dengan makan dan foto bersama. “Materi sudah, game dan ice-breaker juga sudah, sekarang tibalah waktunya untuk makan-makan,” kata Kak Frinsky. 

Mahasiswa yang bernama lengkap Frinsky Smartura Yuristra ini  menyampaikan mahasiswa dari tim UPKK ini telah menyiapkan kosumsi bagi siswa untuk dimakan bersama-sama.  

“Alhamdulillah, sudah dapat ilmu, sikat dan pasta gigi, mainan, ditambah sajian makan fried chicken hemmm…delicioso, mamamia lezatoss,” celetuk Mohammad Fahkri Zafran dengan riang gembira.

Sebelum makan, Kak Frinsky mempersilakan siswa untuk berdoa dan makan dengan tertib. Di akhir sesi, seluruh pemateri dan siawa berfoto  bersama.

“Terimakasih Kak, atas ilmunya dan hati-Hati di jalan, ya!” ucap seluruh siswa. (*)

Editor Mohammad Nurfathoni/AS

Bisa dibaca :https://pwmu.co/242116/05/28/penyuluhan-g-beka-dan-gosok-gigi-berhadiah-di-sd-musix/

Tinggalkan Balasan