🤍munahar
Banyak orang mencari rizki, namun tidak tahu alamat rizki. Banyak orang mengejar rizki, namun yang dikejar tak kunjung berhenti hingga lelah menghampiri.
Kebanyakan manusia lupa bahwa yang paling tahu alamat rizki adalah Sang Pemberi Rizki yakni Allah SWT.
Kalau yang paling tahu alamat rizki adalah Allah SWT, kenapa kita mengandalkan yang lain untuk kita bisa mendapatkannya.
Allah SWT telah memberikan cara bagaimana supaya rizki itu didatangkan. Tidak sekedar datang, namun kedatangannya membawa berkah dalam hidupnya, keluarganya, dan lingkungan sekitarnya.
Berkah maknanya ziyadatul khoir artinya bertambahnya kebaikan dan terus-menerus.
Ada cara supaya rizki yang berkah itu didatangkan oleh Allah SWT: Bertaqwa kepada-Nya.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَلَوْ اَنَّ اَهْلَ الْقُرٰۤى اٰمَنُوْا وَا تَّقَوْا لَـفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَآءِ وَا لْاَ رْضِ وَلٰـكِنْ كَذَّبُوْا فَاَ خَذْنٰهُمْ بِمَا كَا نُوْا يَكْسِبُوْنَ
“Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertaqwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.”
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 96)
Bagaimana cara bertaqwa?
QS. 3:134 menjelaskan bahwa bertaqwa itu suka berbagi dalam kondisi lapang dan sulit, menahan amarah, memaafkan orang lain, dan senantiasa berbuat baik.
Yo’ sholat tahajud. Masih ada waktu, bagi yang belum. Hal tersebut merupakan perbuatan baik sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Dan jangan lupa untuk menyelipkan pikiran: kebaikan apa yang akan kita lakukan kepada orang lain dan lingkungan sekitar kita pagi hingga petang nanti?
Wallaahu a’lam
Penulis : Munahar Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 6 Surabaya