SD Muhammadiyah 6 (SD Musix) Gadung Surabaya sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan sebagai “Sekolah Berkarakter Qurani”. Penghargaan ini diberikan dalam ajang Milad 1 Dekade PWMU.CO yang digelar di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Sabtu (25/4/2026).
Gelaran peringatan sepuluh tahun media pencerahan tersebut menjadi momen apresiasi bagi sejumlah tokoh berpengaruh, amal usaha pendidikan, perguruan tinggi, hingga rumah sakit Muhammadiyah. Dalam kesempatan tersebut, hadir Ustadz Basirun, S.Ag., M.Pd., Kaur. ISMUBA, mewakili Kepala SD Musix, Munahar, S.H.I., M.Pd. yang tengah bertugas mengisi agenda perkaderan IMM di lokasi lain.
Tiga Alasan Utama Penghargaan
Pemimpin Redaksi PWMU.CO, Agus Wahyudi, S.Pd. menjelaskan bahwa terpilihnya SD Musix didasarkan pada tiga alasan fundamental.
Pertama, sekolah dinilai berhasil mengintegrasikan kurikulum ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) secara inovatif, sehingga Al-Quran menjadi ruh dalam setiap aktivitas pembelajaran.
Kedua, adanya program pembelajaran Al-Quran yang terukur, mulai dari Tahsin, Tahfidz, Tarjim (Turjuman), hingga program belajar Kaidah Bahasa Al-Quran (KBQ) yang mencakup Nahwu Sharaf.
“Berdasarkan data lapangan, kemampuan baca Al-Qur’an siswa SD Musix sangat membanggakan, selain hafalan hingga juz 3 dan penguasaan terjemahan per kata melalui program Turjuman serta KBQ (Kaidah Bahasa Al-Qur’an), sehingga sangatlah tepat jika SD Musix juga ditetapkan sebagai sekolah model Al-Qur’an oleh Ummi Foundation,” ungkapnya.
Ketiga, transformasi nilai Al-Quran ke dalam adab sehari-hari.
“Kami mengamati bagaimana nilai-nilai karakter Qurani diimplementasikan secara nyata, khususnya dalam penanaman disiplin dan budaya antre. Hal ini terlihat setiap pagi usai shalat dhuha berjamaah; siswa tidak membubarkan diri dengan berdesak-desakan, melainkan tertib mengenakan sepatu dan berjalan teratur satu per satu. Jika ada yang menyalip, mereka diminta kembali ke barisan paling belakang sebagai bentuk edukasi kedisiplinan,” ungkap Agus Wahyudi.
Ia menambahkan bahwa budaya antre tersebut merupakan manifestasi dari implementasi QS. Al-Asr yang bertujuan memupuk kesabaran, empati, serta sikap menghargai orang lain. Di samping penguatan karakter, SD Musix juga dinilai unggul dalam pemanfaatan teknologi melalui aplikasi Gen Q Smart untuk memantau ibadah siswa secara digital, yang dibuktikan dengan konsistensi pencapaian prestasi keagamaan di tingkat kota maupun wilayah.
Komitmen Menuju Generasi Global Berkarakter
Dihubungi secara terpisah, Kepala SD Muhammadiyah 6 Surabaya, Munahar, S.H.I., M.Pd., menyampaikan rasa syukur sekaligus refleksinya atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut adalah amanah besar untuk terus menjaga marwah pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan.
“Sesuai dengan visi sekolah Qur’anic & International Insight, maka pilar Qur’anic adalah fondasi utamanya. Kami meyakini bahwa kecerdasan intelektual tanpa karakter Qurani akan kehilangan arah,” ujar Sekretaris Majelis Tabligh PWM Jawa Timur.
Ia menambahkan bahwa target utama sekolah adalah melahirkan lulusan yang “Shalih secara Ritual, Cerdas secara Intelektual, dan Unggul secara Global.”
Munahar menekankan pentingnya membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 tanpa meninggalkan identitas keislaman.
“Kami ingin melahirkan generasi yang ‘Hafidz Al-Qur’an namun mampu berdialog dengan dunia’. International Insight membekali mereka dengan penguasaan bahasa asing dan wawasan global,” tambahnya.
Munahar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik, wali murid, dan pimpinan persyarikatan yang telah bersinergi. Menurutnya, penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi SD Musix untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran keislaman agar lulusan selalu disinari oleh cahaya Al-Quran.
Apresiasi untuk Amal Usaha Muhammadiyah
Selain SD Muhammadiyah 6 (SD Musix Surabaya, beberapa sekolah lain juga menerima penghargaan serupa, di antaranya SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Surabaya sebagai Sekolah Pelopor Transformasi Digital, SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Surabaya sebagai Sekolah Berwawasan Global, dan SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo sebagai Sekolah Inovatif Berkemajuan.
Acara ini menegaskan komitmen media dan lembaga pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah untuk terus berkolaborasi dalam memajukan peradaban melalui jalur literasi dan pendidikan berkualitas.
Penulis: Hidayatun Ni’mah

